Salah Satu Kejadian Huru Hara Pembunuhan Sayyiduna Ustman bin Affan

Sayyiduna Rasulullah ﷺ bersabda: "Barang siapa selamat dari 3 perkara, maka berarti telah selamat 3 kali, yaitu: kematianku, Dajjal & terbunuhnya khalifah yang sabar & menunaikan hak".

Penjelasan Maulana Syekh Yusri Rusydi al-Hasani al-Husaini hafizhahullah:

3 kejadian itu sangatlah besar:

1. Wafat Sayyiduna Nabi ﷺ; merupakan musibah yang sangat besar yang membuat kaum muslimin diuji keimanan yg berat; bahkan mengakibatkan banyak sekali yang murtad, terjadi pertumpahan darah & peperangan. 

2. Kemunculan Dajjal; kita sekarang berada dalam kondisi yang penuh dengan godaan Dajjal sebelum dia mengumumkan dirinya.

3. Perbunuhan khalifah yang sabar & menunaikan hak, yaitu Sayyiduna Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu.

Terjadi huru hara yang sangat besar masa itu sehingga Sayyiduna Utsman yang sudah lanjut usia dibunuh saat beribadah & puasa.

Setelahnya terjadi berbagai kejadian & banyak pertumpahan darah.

Di antara yang terlibat dalam kejadian huru hara pembunuhan Sayyiduna Ustman bin Affan adalah Muhammad bin Abi Hudzaifah.

Abu Hudzaifah radhiyallahu 'anhu adalah seorang shahabat yg berhijrah ke Habsyah.

Di sana, beliau dikaruniai seorang anak bernama "Muhammad".

Abu Hudzaifah meninggal di peristiwa Yamamah (tahun 12 Hijriah) & meninggalkan puteranya "Muhammad" dalam usia 11 tahun.

Putera ini kemudian diasuh, dididik & dibeayai oleh Sayyiduna Utsman bin Affan yang masih kerabat.

Muhammad bin Abi Hudzaifah ini terkenal dengan kehebatan hafalan & bacaan al-Qur'an.. juga terkenal sebagai khatib (pencerahan) yang sangat ulung.

Ketika Sayyiduna Utsman menjadi khalifah. Muhammad bin Abi Hudzaifah ini meminta jabatan, tapi ditolak tegas oleh Sayyiduna Utsman 

Lalu Muhammad bin Abi Hudzaifah ini ke Mesir & mengangkat dirinya sendiri sebagai penguasa wilayah Mesir.

Sebagai pemimpin Mesir, Muhammad ini naik ke mimbar & berkhutbah dengan khutbah yang sangat hebat.

Sayyiduna 'Uqbah bin 'Amir yang menyaksikan hal itu berkomentar; "Allah & Rasul-Nya berkata yang benar, aku mendsngar dari Sayyiduna Rasulullah ﷺ:  "Al-Quran akan dibaca oleh orang-orang tidak melebihi dari kerongkongan mereka (al-Qur'an tidak merubah akhlak & kepribadian mereka) mereka keluar dari agama seperti keluarnya anak panah dari busurnya".

Sayyiduna Utsman sempat nengirim surat pada Muhammad agar berhenti dari perilakunya yang menyimpang & melawan pemerintah, sambil mengingatkan hubungan baik yang mana Sayyiduna Utsman selalu berbuat baik & tdk pernah menzhalimi.

Tapi surat itu dirobek oleh Muhammad 

Nah, Muhammad bin Abi Hudzaifah ini mengirim 600 amggota pasukan untuk berpartisipasi mengurung Sayyiduna Utsman di rumah beliau yang berakhir dengan dibunuh. 

Sayyiduna Mu'awiyah ketika menjabat & dalam upaya mencari para penjahat yg terlibat huru hara di kediaman Sayyidina Utsman: memanggil Muhammad & membunuhnya pada tahun 35H.

~ Faedah majlis ke-1014 majild dars Musnad al-Imam Ahmad rahimahullah bersama Maulana Syekh Yusri Rusydi al-Hasani al-Husaini hafizhahullah, 8 Maret 2026M, 18 Ramadhan 1447H. 

~ Faedah majlis Musnad Imam Ahmad rahimahullah pada ahad pagi, 29 Maret 2026M, 10 Syawwal 1447H. 

Semoga Allah SWT Menjaga kita dari segala fitnah dunia & akhirat.. aamiin.

Share

& Comment

0 Comments:

Posting Komentar

 

Copyright © Islam Desa™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.